Sabtu, 21 Oktober 2017

Selamat pagi, siang, sore, malam semuaaa!

Post kali ini aku akan bahas Marina Two Way Cake yeayy! Buat yang belom tau two way cake, boleh banget loh cek artikel aku berikut ini: Macam-Macam Bedak dan Lip Product Apa Aja Sih? (Bagian 1: Bedak)
Dari yang aku tahu, Mostly, Marina Two Way Cake reviewnya di sponsori oleh Marina. Nah, review ku kali ini adalah review jujur kacang ijo (Bubur keleus xD) dari aku sendiri. Mau tau gimana pendapatku tentang bedak twc ini? Just keep on reading ya, guys!

Apa yang langsung terngiang di otak kalian ketika mendengar kata Marina? Kalau aku sih hand body ya karena emang produk best seller mereka adalah hand body nya. Iya ga? Tapi eh tapi, Marina sendiri sebenernya punya cukup lengkap line makeup dan skincare looh. Bahkan mereka punya produk powdery foundation yang untuk produk makeup sekelasnya, jarang ada yang produksi bedak jenis ini. Segmen pasar yang dibidik Marina yaitu anak muda, teenager gitu jadi harganya relatif murah semua dan bahannya juga nggak ‘ngoyo’ banget gitu jadi bahannya ringan gituloh. Sisi positifnya, karna dia bahannya ringan, otomatis dia bisa masuk ke semua jenis kulit bahkan kulit sensitif (menurutku sih yaaa). Nah karna kulitku ini cukup acne prone dan parno sama bedak nutup banget, jadi aku putuskan untuk pakai ini. Gimana performanya di kulit mukaku? Yuk kita preteli satu-satu :p

Packaging

Untuk Dusnya sih ala Marina banget deh, girly dengan warna dominan pink putih. Melambangkan girly teenager banget euy (Abaikan kalau penulisnya sudah bukan remaja lagi wkwk). 

Di dusnya ini informasinya lengkap banget mulai dari klaimnya, ingredients, nama perusahaan yang memproduksi dan mendistribusikan, dan lain sebagainya bahkan ditulis di dua bahasa (English, Indonesia).

Dibawah dan diatas dus terdapat shade bedak yang di maksud. Informasi kayak gini bantu pembeli buat nggak repot-repot cari nama shade dengan sangat teliti dimana-mana karna sudah jelas banget tertulisnya. Disini, aku pilih shade 14 Natural.


Di TWC Marina ini ada 3 shade: Ivory (Untuk kulit warm dengan hint yellow), Peach (Untuk kulit cool dengan hint pink), dan Natural (Untuk kulit warm and cool, warnanya beige ke kuning-kuningan). Intinya, peach itu buat kulit putih, ivory buat kulit kuning, dan natural buat kulit medium atau bisa juga untuk sawo matang pokoknya warnanya beige gitu. Aku pilih Natural karna aku ga yakin mau pake ivory karna kulitku nggak sebegitu kuning juga ._. Tapi nggak sawo matang juga. Medium lah. Kayaknya sih shade natural juga cocok untuk semua warna kulit orang Indonesia, tapi kalau kulit kalian putih kayaknya shade natural malah kegelapan CMIIW.

Panduan memilih twc menurut Marina.
Source: Ig @sahabatmarina

Lanjut kemasalah packaging bedaknya, aku sukaa. Untuk full version dari bedak ini, nggak makan tempat di beauty pouch kalian  (bahkan cukup loh aku taruh saku jeans ku). Dia ini nggak memanjang tapi melebar. Mirip kayak packagingnya BB Cushion gitu. Spons nya ada di bawah bedaknya which is higienis gitu deh karna spons sama bedaknya nggak dicampur.

Spons: Tebak dong kawan, aku ada dimana hayooo?

Spons (lagi): Ih dasar mbak Aprilia spoiler banget sih ngasih tau aku di bawah sini. Jadi ngga surprise deh hiks:(
*ps: Maafkan kerecehanku :')

Sebenernya ini ketiga atau keempat kalinya aku purchase bedak ini. Tapi, aku sempet beli beda versi pas pertama kali beli dan coba bedak ini. Versi awal yang aku pakai itu yang refillnya. Hah? Refill? Iya!!! FYI, aku beli full version bedak ini less than 25.000, but then there is still cheaper version of this TWC, refillnya. Si refill itu aku beli dengan harga 15.000an. Mana ada yakali kamu dapet bedak twc harga murce sangatL Aku sebelum pakai ini, pake twc yang harga refillnya aja lebih mahal daripada full version Marina ini loh, but I am really happy to find this product :3 Why? I’ll explain soon. Oh iya, ngomongin refillnya, tempatnya udah kebuang hehe. Pokoknya intinya, refillnya ini kamu nggak perlu susah cari spons baru, karna sudah disertai spons. Packaging refillnya itu warnanya grey to silver gitu. Ga ada yang spesial sih di packaging refill. Yang nggak aku suka dari packaging refillnya adalah dia gabisa ditutup rapat sama spons di dalamnya gitu jadi emang wajib di pindah  ke kemasan full versionnya. Tapi aku nggak worry, karna pas itu aku masih pakai refill buat menguji  kebagusan nih twc biar ga rugi amat kalau ga cocok, jadi aku siasati nutupnya dililit pake karet xD ribet emang. Tapi yaaa konsekuensi lah ya buat yang masih mau coba-coba dulu.

Claim

-Bedak dengan formula yang dapat menutup noda pada wajah serta tahan lama. Mudah merata pada wajah, serta memberikan tampilan wajah cerah alami dan bercahaya.
-Dilengkapi dengan SPF 20 PA++ untuk melindungi kulit, Vitamin C untuk mencerahkan kulit, dan Mulberry untuk menjaga kehalusan dan menutupi noda.
-Brightening, Covering, and light feeling formula with natural microfine powder, Vitamin C & Mulberry.

Result

Karna ini bedak bisa dipake dengan dua cara: spons kering dan spons basah maka aku akan tes satu-satu.


PEMAKAIAN SPONS KERING


Untuk coverage nya menurutku sih sheer to medium. Coverage kayak gini bagus buat dipake sehari-hari. Dia sedikit menyamarkan noda-noda di wajah dan imperfection di muka kalian. Tapi, untuk coverage redness menurutku lumayan bagus sih ya (apa karna shade aku pakai ini bukan shade yang nge pink?).  Sedangkan coverage dark spot nya sheer. But then, generally, it has sheer to medium coverage.
Anggap saja ini redness. Lumayan bagus kan?

Untuk daya tahan, dia nggak terlalu lama daya tahannya di mukaku. 3-4 jam dia sudah oksidasi warnanya (menggelap). Tapi aku nggak mempermasalahkan karna emang aku biasa retouch bedak sih. Lagian, dia buildable alias meski ditumpuk gitu gak masalah.

Untuk oil controlnya, dia cukup bagus untuk pemakaian sehari-hari. Even pas dia oksidasi, mukaku nggak berminyak banget gitu engga. Ya lumayan banget deh nahan minyak. Daripada bedak twc lain yang selevel dengan Marina, Oil control dia menurutku paling bagus.

Untuk hasil akhir pakai emang matte finish ya dan selama dia belum hilang sama sekali dari muka, hasilnya tetep matte even pas oksidasi agak sedikit berminyak. Aku demen sama bedak hasil akhir matte gini uhuyy. Oh iya pas aku pakai ini, mukaku juga ngga ngedempul. Nggak crack juga ataupun cakey. Bedaknya nggak membentuk garis senyum. Cocok banget buat sehari-hari karna mukamu tuh nanti jadi kayak bedakan tapi nggak kayak usaha banget gitu loh alias ga dempul.  Oh iya meskipun dia hasilnya matte, dia juga cocok kok buat jenis kulit kering nggak buat kulit keringmu makin terlihat karna aku pernah ngalami kejadian gitu pas kulit ngelupas kering gitu.

Oh iya untuk klaim mereka yang light formula, I agree. Dia bener-bener ringan di wajah ngga menutup poriku terlalu dalam.

Kurang lebih seperti inilah hasil daily look-ku sehari-hari wearing Marina TWC.
Foto di "About Me" blog ini juga powdernya pakai Marina TWC.
Anyway, aku orang gasuka ribet jadi dapet hasil look gini cuma pake pelembab + twc. Dah beres. Mau kemana aja langsung cusss cyin.

PEMAKAIAN SPONS BASAH

Yep aku nggak suka pakai spons basah. Aku Cuma sekali aja pakai spons basah, dan terus kapok pake lagi. Pake spons kering aja.
Coverage yang dihasilkan emang lebih nutup (Medium coverage) daripada spons kering but then, pas pakai spons basah, hasil akhirnya tuh jadi ngedempul kelihatan banget niat ngelenong, kurang cocok untuk sehari-hari. Dia juga memperjelas pori-poriku, memperjelas kalau bedakan, nggak bisa rata, nggak bisa halus hasilnya dan cakey banget. Duh ini paragraph isinya jelek semua wakakak.
Iyep pakai spons basah dia lebih longlast dan oil controlnya lebih bagus daripada pakai spons kering. Tapi tetep aku nggak suka! Mukaku nggak kelihatan natural jadinya, kayak mau ngelenong gitu udah intinya gitu. I prefer to retouch many times.
Beside my negative review when I apply with damp spons, I still love this TWC. Aku nggak akan pakai dia dengan spons basah. Spons kering sudah sangat cukup untuk kegiatanku sehari-hari. Daripada aku harus pakai spons basah untuk dapat coverage lebih, aku lebih suka pakai bb cream dulu lalu dilapisi Marina TWC karna hasilnya ciamik bos lebih halus hasilnya daripada pakai spons basah.


Conclusion

Generally, I love this product. Hal yang paling aku suka adalah hasilnya yang halus dan natural selain itu oil controlnya juga oke bikin muka matte. Aku nggak mempermasalahkan kalau harus sering retouch karna dia buildable. Coverage yang sheer to medium udah cukup buat aku. Hal yang paling aku gak suka dari produk ini adalah semua yang dihasilkan dengan penggunaan spons basah, udah gitu aja.

Rate? 4 / 5
Recommend? Yes buat pemakaian sehari- hari. Pakai spons kering yak! Cocok yang suka look “No Makeup”.

Repurchase? Yup! Dia adalah bedak kesayanganku sampe saat ini. Satu-satunya bedak yang aku purchase paling sering haha. Murah dan hebat:')


Update!!!!! Aku baru aja nyoba pakai spons basah tapi nggak pakai spons bawaan, aku pakainya beauty blender buat pengganti spons basah dan ternyataaaaaaa.... hasilnya bagus bangetttt huhuuuu. Kulit terlihat matte dan flawless nggak keliatan medok kayak pas aku nyoba penggunaan spons basah pakai spons bawaannya Marina. Anyway, tool beauty blender sama bedak Marina punya coverage yang jauh lebih bagus dengan hasil yang lebih alus daripada pakai spons bawaan. Coveragenya sampai tahap medium to full coverage loh waow :') Hack ku nih kalau pas mau pakai coverage agak tebel gaperlu bb cream dulu~

2 komentar

aku juga baru beli nih bedaknya untuk sehari2,

REPLY

Makasih reviewnya kak, bermanfaat

REPLY

Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates & MyBloggerThemes